,','',',',',','','Di,',','saat,',',','sekarang,',',','ini',',',',',',',

Jika di titik putus asamu engkau belum ada yang menjadi pelipur laramu, yakinlah dia yang menjadi bagian dari dirimupun juga sedang menantikanmu.

--puja-sesaat--

Setumpuk rindu kutanam dalam kalbu,
Menatap takud sepucuk ragu yang selalu mengganggu...
Rinduku ini tak terbatas jarak dan waktu,
Tak tertahan rasa dan ragu

Lagu-lagu cinta yang kunyanyikan untukmu,
serasa tak dapat menyampaikan semua rinduku...
Masih merindumu di typ bangun tidurku,
Selalu ingin terjaga bersamamu menghilangkan ragumu,

Aq ada untukmu....

Hujan ini menggangguku dalam rinduku,
Seakan tak rela air matamu kau tumpahkan untukku.

Kuat kita bersama....



::by::Fath251011:::


WisudaQ tak bertoga :D

Wisuda wisuda...

Meski gak pakek toga,

aaahhh... gak papa

Yang penting aq udah menuliskan kata wisuda,

dalam sebuah agenda :D

::16oktober2011::



Wisuda wisudaaa...

asik asikkk, alhamdulillah ^_^

gak pakek toga gak papa,

yang penting ada selendang dan medalinya

pakek toganya nanti saja pas Es dua,

atau pas Es tiga???

Eiittzz!!! itumah bukan lg toga namanya

::katanya:: tapi mahkota putri raja "S-three"

hahahahah



Wisuda wisuda...

hari ini satu rintangan dalam game ku berhasil Q loloskn diri,

dan aq akan melangkah ke sketsa selanjutnya

Meskipun belom tau kemana...

Aaaahh, yg penting hari ini sudah ada kata 'wisuda'

heheheheh...



Wisuda wisuda..

akhirnya iriku pada abah ibu dan mbakQ terbayar juga :D

meskipun tak bertoga,

namun ku bisa menerimanya dgn rela dan lapang dada ;))



Wisuda wisuda...

kalok hari ini lom bisa bertoga,

insya Allah akan bertoga di wisuda selanjutnya

::ngebet amat mbak pengen bertoga:: :))

dan mari maen game berlanjut di pos selanjutnya,



Begitulah kisah saya tentang wisuda yang tak bertoga

__at Al Azhar Conference Center

16 oktober 2011


Masih Bisa Bertahan

Di sepi sendiri siang sunyi sejentik girang merajut mimpi,

Menawarkan 'abadi' menyajikan hari tempat dimana mimpi bertaut semi

namun takut terus melewati menyapa ramah,
akan sbwh 'kepastian'

pun cemaskan hal yg masih bersinggah dalam 'melodi hayalan'

Subur dr polah tingkah yg tak jua terdeteksi mudah atau hanya luka amarah menyengat membekas menghitam


Namun seketika...
Di waktu yang sama,
Sealunan nada terdengar tentramnya saat ia berkata mengalun akan mengubahnya melewati sirna,
Mendendangkan lagu mengiringi nyiur samudera bahteraku,

Aq tertawa dalam diamku,
Aq bahagia dalam senyumku,
Aq bersorak dalam bisuku,

semoga tak lagi bermunculan asa cemas itu...
Qharap punah membusuk dan melebur benih2 khayal - ragu - perih kecewa itu...

Di dua bagian tersekat terpisah diantara dinding yang akan roboh terlalu mudah atau mungkin baja yang tak kan pernah goyah,

arti itu akan ada sesampai kita masih berusaha bertahan hingga pasti itu nanti,

Baru kemudian menyerah goyah musnah atau kukuh bergandeng melangkah menuju anugerah.

Mari bertahan!!

Tak ingin q hiraukan jika mereka ingin berkata,
Tak kan berpengaruh ketika mereka memaki
Ketika q yakini satu dari mimpi telah q miliki
Sepenuhnya....
Semuanya.......
Seutuhnya......
Tak ingin terbagi terpecah dan membelah menjadi puing2 kecil berhamburan
tertangkap setyp tangan yg menengadah,


Fahami dan fahamkanlah....
masihkah mimpi itu mungkin q hargai?

Masih q sembunyikan cerita2 'hayal' berwana kelabu tak putih dan tak hitam,

Menuju terang menyambut sinar hingga tergambar rasa - arti - polah - dan lenyap hayal
Nanti....

Masih qt menunggunya :)

Tak perlu lah terlukiskan imajinasi yg tak pasti
......Untuk saat sekarang ini,

Mari hanya bahagia dan riang sapa

penuh dgn doa untuk 'harapan' terwujud di suatu saat nanti :)

3 des 2011


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More