,','',',',',','','Di,',','saat,',',','sekarang,',',','ini',',',',',',',

Jika di titik putus asamu engkau belum ada yang menjadi pelipur laramu, yakinlah dia yang menjadi bagian dari dirimupun juga sedang menantikanmu.
Tampilkan postingan dengan label ::poetry::. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ::poetry::. Tampilkan semua postingan

WisudaQ tak bertoga :D

Wisuda wisuda...

Meski gak pakek toga,

aaahhh... gak papa

Yang penting aq udah menuliskan kata wisuda,

dalam sebuah agenda :D

::16oktober2011::



Wisuda wisudaaa...

asik asikkk, alhamdulillah ^_^

gak pakek toga gak papa,

yang penting ada selendang dan medalinya

pakek toganya nanti saja pas Es dua,

atau pas Es tiga???

Eiittzz!!! itumah bukan lg toga namanya

::katanya:: tapi mahkota putri raja "S-three"

hahahahah



Wisuda wisuda...

hari ini satu rintangan dalam game ku berhasil Q loloskn diri,

dan aq akan melangkah ke sketsa selanjutnya

Meskipun belom tau kemana...

Aaaahh, yg penting hari ini sudah ada kata 'wisuda'

heheheheh...



Wisuda wisuda..

akhirnya iriku pada abah ibu dan mbakQ terbayar juga :D

meskipun tak bertoga,

namun ku bisa menerimanya dgn rela dan lapang dada ;))



Wisuda wisuda...

kalok hari ini lom bisa bertoga,

insya Allah akan bertoga di wisuda selanjutnya

::ngebet amat mbak pengen bertoga:: :))

dan mari maen game berlanjut di pos selanjutnya,



Begitulah kisah saya tentang wisuda yang tak bertoga

__at Al Azhar Conference Center

16 oktober 2011


Masih Bisa Bertahan

Di sepi sendiri siang sunyi sejentik girang merajut mimpi,

Menawarkan 'abadi' menyajikan hari tempat dimana mimpi bertaut semi

namun takut terus melewati menyapa ramah,
akan sbwh 'kepastian'

pun cemaskan hal yg masih bersinggah dalam 'melodi hayalan'

Subur dr polah tingkah yg tak jua terdeteksi mudah atau hanya luka amarah menyengat membekas menghitam


Namun seketika...
Di waktu yang sama,
Sealunan nada terdengar tentramnya saat ia berkata mengalun akan mengubahnya melewati sirna,
Mendendangkan lagu mengiringi nyiur samudera bahteraku,

Aq tertawa dalam diamku,
Aq bahagia dalam senyumku,
Aq bersorak dalam bisuku,

semoga tak lagi bermunculan asa cemas itu...
Qharap punah membusuk dan melebur benih2 khayal - ragu - perih kecewa itu...

Di dua bagian tersekat terpisah diantara dinding yang akan roboh terlalu mudah atau mungkin baja yang tak kan pernah goyah,

arti itu akan ada sesampai kita masih berusaha bertahan hingga pasti itu nanti,

Baru kemudian menyerah goyah musnah atau kukuh bergandeng melangkah menuju anugerah.

Mari bertahan!!

Tak ingin q hiraukan jika mereka ingin berkata,
Tak kan berpengaruh ketika mereka memaki
Ketika q yakini satu dari mimpi telah q miliki
Sepenuhnya....
Semuanya.......
Seutuhnya......
Tak ingin terbagi terpecah dan membelah menjadi puing2 kecil berhamburan
tertangkap setyp tangan yg menengadah,


Fahami dan fahamkanlah....
masihkah mimpi itu mungkin q hargai?

Masih q sembunyikan cerita2 'hayal' berwana kelabu tak putih dan tak hitam,

Menuju terang menyambut sinar hingga tergambar rasa - arti - polah - dan lenyap hayal
Nanti....

Masih qt menunggunya :)

Tak perlu lah terlukiskan imajinasi yg tak pasti
......Untuk saat sekarang ini,

Mari hanya bahagia dan riang sapa

penuh dgn doa untuk 'harapan' terwujud di suatu saat nanti :)

3 des 2011


Allah

Allah...
aq capek,,
Aq lelah,
Ingin Qpendam ia dibungkus kain kafan,
Tp ia bukanlah sesuatu yg dapat q kumpulkan,
Ingin q buang dan kuterlantarkan
Tapi ia bukanlah sesuatu yg dapt q sapu dan lupakan

Allah...
izinkanlah aq mengeluh skrg,
meski q tau ini bukanlah yg pertama kalinya q lakukan,
ampunkanlah atas segala keluhan bukti hilangnya kesabaran,,,

Allah...
ini nyata, Engkau tau segalanya,
Bukan fatamorgana yg benar aq tertipu karenanya
Atas segala sesuatu yg tak bisa q pahami,
Untuk semua hal yg tak dapat q mengerti,
Qmohon percikan kekuatanmu
agar aq bisa melalui,,,


Bawa aku 'bersembunyi' bersamamu

Wahai langit.. kirimkanlah,
Satu saja burung untuk membawaQ terbang jauh ke sisimu,
Menikmati keindahan dunia,hanya dgn memandangnya
Akan lebih baik ketika aq bukan berada di tengah tengahnya

Wahay langit… teruslah malam..
Hingga Aq tak pernah takut akan apa yang akan terjadi kemudian
Dan takkan dia temukan dimana aq berada ketika malammu datang

Wahai bumi…Membelahlah,
Ingin Qceburkan diri ini ke dalam kawah2 mu.
Hingga permukaan itu tak lagi terlihat oleh imajinasi2Q
Memancar dgn cahaya nya yang semakin menyilaukan kedua retinaQ

Wahai bumi… membelahlah,
Aq ingin menari dalam detik detik bersama putaranmu,
Typ alunan yang berirama kau sambut Sang Surya di bagian belahan dirimu.
Di tepian sana…
Akankah kalian menyambutQ,
memenuhi keinginanQ untuk bersembunyi dari apa dan siapa terasing itu…

Wahai dunia… Siapakah gerangan dirimu???
Mengapa hidup bersama mu selalu bercampur dalam laju bayanganQ???
Dapatkah aq mengenal kebaikan kebaikan yang terkandung dgn keberadaanmu,
Yang hakiki,bukan hantaranmu kpd sswt yg sangat tak mampu untuk Qkenali!


Rindu datang

Rindu datang,
saat ada bungkam,
Sedang kata tak satupun terucapkan,
dan sapa ikut menghilang,

sekeras batu karang aq berpura acuh,
namun ombak tak kan terhenti untuk memberi peluh,

Rindu datang...
Saat kemarahan berhamburan,
untuk sesuatu yang tak dapat dicari arti,
untuk banyak hal yang tak dapat dicapai mimpi,
Ahh...rindu itu masih selalu datang...

Rindu datang...
saat singgah di sebuah kediaman,
tak ada sosok,hanya angin yang menyambut,
sedang sang peneduh rindu,
mungkin pergi tak kan pernah datng...


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More