,','',',',',','','Di,',','saat,',',','sekarang,',',','ini',',',',',',',

Jika di titik putus asamu engkau belum ada yang menjadi pelipur laramu, yakinlah dia yang menjadi bagian dari dirimupun juga sedang menantikanmu.

Surat untukmu, " wahai engkau yang pernah ada dalam mimpi sesaatku….."

Berjuta rasa syukur kupanjatkan kpd Allah,Penguasa hati,Pemilik cinta nan suci,Pemberi kebaikan,Penyelamat hamba dari curamnya jurang kenistaan.

Hingga tertulis dalam qodlo' dan ketentuan-Nya tentang sebuah pertemuan antara aku dan engkau.

Wahai engkau yang aku telah pernah memujamu…
Bukan salah juga bukan titah jika aku dulu pernah bertemu denganmu,,,pertemuan yang entah aku sendiri tak tau akan hakikat dan kebenarannya,kebersamaan yang sungguh aku yakin bahwa Allah Tuhanku,pun tuhanmu,tak pernah ridha akannya. Namun kejahiliyahan kita,ups!tepatnya kejahiliyahanku telah membawa kecil-kecil langkah kita semakin menjauh dari teduhnya naungan Allah-ku,pun Allah-mu….

Mungkin kan kudapati Dia murka jikalau aku nyata bersitatap dengan-Nya,karna Allah-ku telah mengirimkan message-Nya untukku,tak hanya sekali dua kali…tapi begitu banyak tuturan-Nya yang begitu nyata Dia tuturkan,,,Dia cemburu padaku.
Tak selayaknya aku lebihkan suatu apapun dari-Nya,tak sepantasnya kugantikan posisi-Nya dalam hati dan jantungku untukmu…. Wahai engkau yang pernah ada dalam angan-anganku…

Karna Dia telah memberikan semuanya untukku tanpa Ia minta sepeserpun dinarku,sekalaupun aku punya dinar,Dia sungguh tulus dengan cinta-Nya Ia berikan apa yang aku minta,meski belum sempat kuugkapakan,Dia sungguh pintar membaca sinar mataku hingga kemudian diwujudkannya halusinasiku…

Maafkan aku,
Wahai engkau yang pernah ada dalam hari-hariku...
Bukan aku perempuan pembohong jikalau engkau memang menganggapnya!!!
Sungguh!!! islam kita telah mengatur jalan kita bagaimana diapun menuntun kita menuju indahnya rengkuhan Sang Pemilik Cinta.

Hamparan ilmu yang dianugerahkannya akan memahamkan kita betapa indah jika cinta kita,aku dan engkau,hanyalah untuk-Nya…

Wahai engkau yang kudoakan semoga Allah menuntunmu…Juga aku…
Kita belum terlambat!!!
Kita tidak pernah terlempar hingga Allah nyata menghardik kita,
lihatlah…di depan sana…
Pintu itu masih terbuka,tanda dia masih memberikan undangannya. Hehijauan sinar itu memancar karna indahnya taman keabadian…

Mari kita melangkah menujunya… Membersihkan diri mempersembahkan sucinya sebongkah hati untuk Sang Pencinta dan Pemilik cinta…
Dengan jalan kita masing-masing tentunya…jalan yang pasti akan lebih diridhoi-Nya,jalan yang Sang Pencinta akan memberikan pengawalan khusus ketika kita bersungguh hati melangkah menuju-Nya… JUNUD LAM TAROOHA…

Wahai engkau yang aku yakin kini berada dalam lindungan dan cinta Pencintamu…
Kukirimkan doa semoga langkah tak pernah berkelok dari bimbingan-Nya,kudoakan engkau semoga selalu dalam rahmat dan hidayah-Nya sampai datang hari ketika cinta menjadi sempurna milikmu seutuhnya… Yakni cinta-Nya…

Juga doakanlah aku,pun masih meniti mencari arti dari terciptanya hati nan suci…

Harapku terakhir sebelum kuakhirkan torehan ini…
Semoga dapat kau fahami maksud kulayangkan surat ini,setiap isi dan rangkaian kata hanya kumohon semoga engkau mengerti…


((Aku yang masih mencari arti sebongkah hati,))


1 komentar:

zuqiee mengatakan...

?????????

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More