,','',',',',','','Di,',','saat,',',','sekarang,',',','ini',',',',',',',

Jika di titik putus asamu engkau belum ada yang menjadi pelipur laramu, yakinlah dia yang menjadi bagian dari dirimupun juga sedang menantikanmu.

02/11/2010

Sungguh,Aq seneng banget tadi malem km nelpon,ntah kenapa bukannya aq ge er atau mengartikannya kepada yang bukan bukan,itulah yang baik,tapi memang aq merasa terhibur ketika kemudian kamu menanyakan keadaanku, Aq merindukan canda tawaQ denganmu,Aq merindukan sapa ramahmu untukQ,bukan sapamu yang hanya untuk mengisi kebisuanmu,memanfaatkan kekosongan waktu.

Oh Tuhan... Aq takut dengan keadaan dan suasana yang seperti ini,ampunkanlah aq karna dgn kesadaranQ ini aq telah melakukan banyak hal yang tak berkenan bagi siapapun.

Saat sebuah nama tetera di layar ponselQ,sempat terbersit ragu apakah lebih baik aq abaikan saja dan tak menghiraukannya,karna tenyata itu kamu,ntah tiba tiba aq mengira km akan menawarkan padaq janjimu yang sempat km katakan padaQ beberapa lama lalu, sebenernya bukan janji siiecch... karna kamu tak pernah mengikrarkannya dgn kata sumpah seraya mengangkat kedua tanganmu menatap langit, jg tak ada lafadz lafadz qosam yang sempat tertera mengiringi kalimat yang kamu ucapkan saat itu. Mungkin... karna aq menunggu yang ternyata kamu sebenarnya dah lupa anday saja aq tak mengungkapnya lagi,jadi seolah olah hari itu terkait dgn beberapa kata terucap olehmu.

Taukah kamu??! sekarang tak lagi aq berharap untuk ingin menunggunya,malah mungkin lebih baik kalo' kita tak usahlah lagi mengingat ingat nya,aq tak lagi ingin bertemu dgnmu,sedang itu yang Qterakan di hari ini,sekarang. Dan aq takut,jika seandainya km menawarkannya,aq akan tak bisa menghindarinya,meski sekarang aq tengah tak menginginkan nya,dan berharap segera menghilanglah hal hal yang semacam itu.

Syukurlah...Ternyata kamu tak membahas apapun terkait hal itu,kelegaan ada mengalir dari ujung otak otak ku hingga memenuhi persemayaman di hatiku. Tak ada sebab lain,dan aq hanya akan berkata jujur bahwa aq tengah takut kepadamu. Itu saja.

Qharap kamu lupakan message'Q malam itu dan memaafkan atas ketidak berkenanan sikapQ selama ini,aq tak kan mengungkitnya lagi,apa yang telah terlupakan biarlah terlupa,dan semoga takkan ada lagi yang menggalinya, mungkin malam itu aq terlalu terbawa kecamukan di otakQ, terbawa tangisQ malam itu sebab sianghari sampai sore berlalu saat ada kamu dan mereka segolonganmu, hingga aq mengungkapkan apa yang sebenarnya bukanlah hal itu yang ingin Qkatakan padamu malam itu, melainkan adalah yang lain. Hanya untuk mengatasi perubahan yang tiba tiba, hadir dari beberapa rangkaian kata yang terbalazkan.


0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More