,','',',',',','','Di,',','saat,',',','sekarang,',',','ini',',',',',',',

Jika di titik putus asamu engkau belum ada yang menjadi pelipur laramu, yakinlah dia yang menjadi bagian dari dirimupun juga sedang menantikanmu.

::dibalik obsesiku:: (Yang hijau akan selalu hijau)

Aq ingin tau,saat itu...
saat dulu itu,waktu aq blm mengenal syp sbenarnya kamu,
Mmm... Tapi itu nggak juga berarti skarang aq dah mengenalimu loh,
(he... Pusing kan dgn yg Qmaksutkan?)

Masih sama siih,
hanya sedikit...tapi skrg aq lbh merasa bahwa aq telah tau.
Bukan aq putar arah,
tapi aq hanya tak ingin disebut sbg orang yg selalu menginginkan lebih,
dari segala yang telah ada,
dari segala yang telah kau beri
Yang indah dan selalu nyata:)
jadi Q fikir,ini telah membanjiri ruang kata cukup:)
Wah!berlebihan...
Kata orang,selalu ingin lebih itu g baik,
Okey deh, cukup ini ajah...

Dan aq Ingin berterimakasih untuk dunia yang sempat aq ber'ingin mengelilinginya,
meski itu baru sekedar rhapshodi ingin,
tapi indahnya udah Qkenali lho,,
dan aq sekarang,
hanya ingin tersenyum^_^

Mari qt melangkah merealisasikan ingin qt masing masing,
mewujudkan mimpi agar dia tidak disebut hanya sebagai fatamorgana,
mimpimu pasti indah juga kan?:)
Karna dulu aq juga sempat menyimpan mimpi,
Tapi nggak tau' sekarang dia kemana!:D
Masih g percaya??!
Mm... Gmn membuktikannya yah:)

Hem hem hem,,,, duniaQ bulat!
Seringkali aq dibuat pusing karenanya:D
Tapi waktu kamu muncul di ujung ujung sana,
aq sempat menemukan obat sakit kepala,Sekarang masih beberapa butir ada tersimpan bersamaQ,
heheheh....

Hey! Gimana dgn duniamu? Apakah berputar sama...
Upz,lupa!!!!
Aq kan g ingin menanyakannya lagi,
Uuufftt... :(:o
Ntah mengapa aq selalu ingin tau saja...
Harap maklum yaaa:)
Janji deh, aq g akan nanya nanya lagi
DuniaQ,duniaQ....
Duniamu, milikmu... Dan aq tak perlu tau.
Begitu kan???


Burdah Imam Muhammad Al-Bushiry

Terjemah qashidah burdah Imam Muhammad Al-Bushiry

Kabar Gembira Kelahiran Rasulullah saw

* Saat kelahirannya mengungkapkan kesucian asal keturunannya hai sekalian manusia,

perhatikanlah awal kelahirannya dan renungkanlah akhir kehidupannya.

* Suatu hari dimana bangsa Persi berfirasat bahwa mereka telah diperingatkan akan terjadinya kesengsaraan dan bencana.
* Istana Kisra telah runtuh sebagian sebagaimana para pengikut Kisra yang terpecah belah.
* Api sembahan telah padam nyalanya karena sedih atas kelahirannya dan sungai Eufrat lupa akan alirannya karena sedih.
* Penduduk Saawah serasa susah karena danaunya menjadi surut dan para pendatang kembali dengan rasa jengkel ketika haus.
* Seakan-akan api itu basah terkena air karena sedih dan seakan-akan air itu adalah api yang menyala karena sedih pula.
* Jin-jin berseru dan cahaya-cahaya bersinar terang sedang kebenaran nampak dari makna dan perkataan.
* Mereka buta dan tuli karena kabar gembira yang disampaikan tidak didengar dan tanda peringatan tidak terlihat.
* Setelah orang-orang diberitahu oleh dukun mereka bahwa agama mereka yang bengkok tidak menjadi tegak.
* Dan setelah mereka melihat nyala api di cakrawala yang jatuh menimpa setan sebagaimana tumbangnya berhala-berhala di bumi.
* Sehingga setan-setan lari dari pintu-pintu langit dan masing-masing mengikuti jejak temannya yang lari seperti dia.
* Seakan-akan mereka adalah perwira Abrahah atau pasukan yang dilempari batu dari kedua telapak tangannya.
* Batu-batu yang dilemparkan sesudah bertasbih dengan kedua telapak tangannya dengan terlemparnya Nabi Yunus yang bertasbih didalam perut ikan.




Aq tak ingin salah, tapi Mengapa???

Aq tak ingin salah atas apa yang telah ada ini untukmu,
Aq harap ini benar hingga kemudian berpenghujung tawa qt,
padu senyummu juga aku....
Namun itu hanya harapQ, hanya inginQ,
karna ternyata sampai detik ini,
aq tetap membenci apa yang telah bersemi diantara jiwaQ,
Aq tetap membenci benih yang tengah mendewasa ini diantara sekat sekat sanubariQ,
Karna ternyata... kamu tak berubah,
dan Qhayalyan kamu akan selalu sama.
takkan beralih dari pijakmu....

Mungkin Aq memang harus segera mundur saja,
lelah mengupayakan dan mempertahankan sesuatu yang hampa,
serasa tiada artinya,
Hanya akan membuatQ takut jika akhirnya ini berujung air mata,
Lagipun kmau tak pernah ada untuk sedikit saja yang bernama 'memahami'

Tapi tolong... Ajarkan Aq bagaymana Aq bisa undur diri??!
Dengan baik,dengan tanpa luka,juga tanpa air mata,
Mungkin aq tak sanggup...
Tapi Aq yakin ini bukanlah sesuatu yang mustahil aq bisa undur diri,
"Lebih baik mundur teratur,daripada maju ajur"
__itu katamu__

Ahh..kacau!!!
Hijau itu telah benar benar jauh,
Mengapa Aq tak menerima saja apa yang telah tersedia dihadapQ?
Mengapa Aq tak melupa saja apa apa yang telah berlalu?
Atau mengapa Aq tak mati saja agar semua memang benar benar hangus lebur bersama debu????


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More