,','',',',',','','Di,',','saat,',',','sekarang,',',','ini',',',',',',',

Jika di titik putus asamu engkau belum ada yang menjadi pelipur laramu, yakinlah dia yang menjadi bagian dari dirimupun juga sedang menantikanmu.

Aq tak ingin salah, tapi Mengapa???

Aq tak ingin salah atas apa yang telah ada ini untukmu,
Aq harap ini benar hingga kemudian berpenghujung tawa qt,
padu senyummu juga aku....
Namun itu hanya harapQ, hanya inginQ,
karna ternyata sampai detik ini,
aq tetap membenci apa yang telah bersemi diantara jiwaQ,
Aq tetap membenci benih yang tengah mendewasa ini diantara sekat sekat sanubariQ,
Karna ternyata... kamu tak berubah,
dan Qhayalyan kamu akan selalu sama.
takkan beralih dari pijakmu....

Mungkin Aq memang harus segera mundur saja,
lelah mengupayakan dan mempertahankan sesuatu yang hampa,
serasa tiada artinya,
Hanya akan membuatQ takut jika akhirnya ini berujung air mata,
Lagipun kmau tak pernah ada untuk sedikit saja yang bernama 'memahami'

Tapi tolong... Ajarkan Aq bagaymana Aq bisa undur diri??!
Dengan baik,dengan tanpa luka,juga tanpa air mata,
Mungkin aq tak sanggup...
Tapi Aq yakin ini bukanlah sesuatu yang mustahil aq bisa undur diri,
"Lebih baik mundur teratur,daripada maju ajur"
__itu katamu__

Ahh..kacau!!!
Hijau itu telah benar benar jauh,
Mengapa Aq tak menerima saja apa yang telah tersedia dihadapQ?
Mengapa Aq tak melupa saja apa apa yang telah berlalu?
Atau mengapa Aq tak mati saja agar semua memang benar benar hangus lebur bersama debu????


0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More