Aku memulai kehidupanku selanjutnya disini,dalam detik ini dan detik detik selanjutnya, ntah sampai hitungan yang keberapa,ketika semuanya berlabel baru untukQ, teman, suasana dan segala pijakan pijakan nya, mulai menjalani dan menghadapi semua yang Nampak asing untukQ.
Dingin,pesawat terhenti saat aroma dan cuaca dunia berbau es,di dunia bagian sini,bukan karna guyuran air hujan seperti kedinginan yang biasa Qrasakan di tanah kelahiranQ bersama bau tanah yang menebar,jg hewan hewan kecil yang bernama laron beterbangan. Tapi disini tak Qtemui laron pun bau bau tanah yang has di desaQ, hanya ada dingin dan kepulan asap yang muncul tiap kali aq mengucapkan kata,menyapa beberapa sosok manusia yang menunggu kedatanganq,sejak beberapa menit lalu…di belahan bumi ini,di bumi yang baru ini.
Aku tak sendiri,bersamaku beberapa gelintir manusia yang aku mulai telah mengenal mereka,meski hanya sekedar nama,tapi cukuplah,setidaknya aku tak layaknya alien yang terdampar di planet mars,tak mengenal kanan kiri dan sekitar, sebagian besarnya adalah kaum adam,dan aku hanya satu dari bagian kecil kaum hawa yang datang malam ini.
Salah satu orang dalam rombongan penjemputan mengambil alih koper dan tas tentengQ,Qbiarkan dia menuntun langkah-langkahq mendekati sebuah mini bis yang memang sengaja disewa untuk menjemputku, dan orang orang yang ada dalam rombonganku tentunya,aku menurut saja. Dan kini aku berada di tengah tengah orang yang sedang mengadakan penyambutan,untuk para pengunjung baru.
*ElVeN*
Aku lelah,kedua mataku mulai Qajak terpejam setelah akhirnya saat istirahat itu datang,rumah sewa telah Qdapatkan,aku tak mencarinya sendiri,tapi semuanya telah tersedia,semacam penjualan jasa yang menguruskan segala kebutuhan awalku disini,aku mengikutinya,mendaftarkan diri semenjak segala urusan harus Qtata rapi kala di Indonesia dulu. dan kini aku menikmatinya.
Hmm… tak ku sangka,sekarang aku telah berada juah dari orang orang yang menyayangiku,orang orang yang telah mengenal tentang keberadaan seorang Ama di bumi ini,ayah ibu dan juga saudara saudaraku.
Masih teringat saat mereka semua melepas kepergianku,titik titik air mata mengiringi layak aku akan pergi sepanjang masa hidupku tersisa,antara haru dan sedih meninggalkan kerabat tercinta dan tanah kelahiran, namun ada juga bahagia yang tak kunjung memadamkan rasa ingin tahuku tentang bagian dunia yang lainnya,yang bukan di duniaku, di dunia yang hanya ada panas kala matahari itu datang.
10/29/2010 11:26:00 AM
*N*a*J*a*C*h*A*
Posted in
0 komentar:
Posting Komentar