Aku menyesal dengan hari ini,sudah sejak kemaren aku mempertimbangkannya,mengapa akhirnya aku memutuskan untuk pergi pada pagi hari? Akupun tak mengerti,selalu seperti ini,telah Qrencanakn untuk tak lagi hadir di tengah2 mereka sedang ada dy,tapi ketika hari itu datang aq selalu tak kuasa mencegah inginQ.
Oh Tuhan… Dan selalu seperti ini,kemarahan kekecewaan dan segala rasa ketidaksanggupan muncul berhamburan setelah seperti saat ini,Ingin menangis aku tak bisa… ingin membantai aku tak sanggup! Ingin mengumpat aku takut! Lalu bagaymana?
Hingga akhirnya malam ini begitu berat aku lalui,mataQ ingin terpejam tapi api di dalam darahQ terus berkobar,dia tak ingin padam,mengalirkan cairan mendidih yang kemudian memenuhi kepalaQ,aku pusing,kiri di bagian kepalaku terasasangat sakit,aku bosan dgn hal ini,aku tak sanggup dgn suasana seperti ini,bila harus terulang typ kali beberapa waktu,
Tuhan… Tolong aku…
Sempat terfikir aku ingin mencari obat2an yang dapat Qmanfaatkan kala suasana seperti ini mucul lagi di kemudian hari,sekedar penenang atau membuatQ lupa akan beberapa hal berkaitan hingga membuatQ pada menit selanjutnya telah terpejam,aku hanya ingin ketenangan,bukan apa apa,,, Aku hanya ingin keceriaan,bukan yang lainnya…
Aku tak menyukai kobaran api di darahQ,aku tak menyukai tangisan dengki di hatiQ,aku tak menghendaki ketegangan syaraf di otakQ,aku hanya ingin hal yang wajar,dan ini bukan lah itu,sudikah kiranya kau membantuQ,siapapun engkau yang kini menjadi temanQ, siapapun engkau yang sempat mengenal rasa sakitQ,siapapun engkau yang tengah ada di sekelilingQ…
Hanya satu ungkapan yang mungkin akan aku usahakan dalam saat saat seperti ini, Aku akan menjauhi siapapun yang menjauhiQ, aku akan menjauhi kamu yang qrasakan kian menjauhiQ,yang Qsadari sejak beberapa bulan dan hari yang lalu, dan hingga hari ini km masih berusaha berbohong kepadaQ, aku tau itu tatkala raut itu berubah saat aku memotong beberapa katamu… karna Qrasa kamu tau bahwa aq sdg berfikir kamu tengah tak jujur padaQ.
Ini hal yang kecil,sepele dan bukan terkandung sesuatu berarti sama sekali,namun aku hanya tak sanggup menemuimu sebagai sosok yang tengah tak lagi ingin mengenalQ,itu saja.
Jika memang selalu terjadi banyak hal yang tak diinginkan,jika memang harus terjadi suasana seperti ini kala aku telah bertemu sapa beberapa saat,maka hal yang lebih baik untuk Qlakukan adalah takkan lagi aku mengulanginya, aku akan menghindari apapun yang terkaitkan kpd sgalanya yang berujung masam,aku tak kan lagi hadir dalam styp perkumpulan antara aku dan mereka golonganmu,dalam sbuah perbincangan tukar sapa tukar kata, karna disana pasti aka nada kebencian, akan ada kesakitan,akan ada kedengkian,yang aku tak menginginkan nya,yang ntah apakah mereka tau bahwa aku tak pernah mengnginkannya, sedang ucapan mereka selalu membuat aku membendungkan air mata yang Qrasa mengapa begitu susah untuk Qalirkan,Aku takut aku akan gila karenanya,aku takut aku akan kecewa dibuatnya… karna ia tak jua kunjung reda.
Dan sejak saat ini qikrarkan,tak ingin lagi Qjumpai saat saat seperti ini,tak ingin lagi qkunjungi hadirQ di tengah2 golongan manusia dari asalmu,tak akan lagi aku berada di tengah tengah hiruk pikuk mereka dan Susana yang berusaha mengasingkanku, hingga kemudian aku tak akan sakit, aku akan lupa pada segalanya,aku akan lupa pada apa yang telah ada.
10/22/2010 01:52:00 PM
*N*a*J*a*C*h*A*
Posted in
0 komentar:
Posting Komentar